Aku tahu sedari kecil mungkin banyak hal-hal yang tidak
seharusnya kamu diperlakukan sedemikian rupa. Tapi kuharap, hatimu lapang untuk
memaafkan segala salah, sebab orangtuamu pun mungkin tumbuh dari luka yang tak
mereka sadari dan belum mereka sembuhkan.
Aku tahu semua membutuhkanmu, selalu mengandalkanmu, menganggapmu
serba bisa dan selalu memiliki waktu untuk membantu. Semoga yang demikian tidak
membuatmu lelah dan rapuh, karena sejatinya Allah tahu kamu sanggup memikul semuanya,
karena Allah juga selalu bersamamu.
Aku tahu kamu banyak mengalah, aku tahu terkadang kamu
kecewa karena keinginanmu harus kamu kubur dalam-dalam. Tapi semoga kamu paham
bahwa apa yang melewatkanmu, memang bukan takdirmu, dan Allah akan menggantikan
kesabaranmu dengan segala hal baik yang semoga menjadi alasanmu untuk tersenyum
bahagia di kemudian hari.
Aku tahu segala ekspektasi menjuru padamu, kamu harus sempurna
karena menjadi teladan bagi adik-adikmu. Tapi, kuharap kamu sadar bahwa pada
akhirnya, kamu hanya manusia. Tidak apa melakukan salah dan dirimu tidak harus
menjadi sempurna. Aku tahu kamu sudah berusaha dengan sangat baik.
Aku tahu banyak luka yang kamu terima, tapi, kuharap kamu
tidak lupa akan banyaknya hal-hal bahagia dalam hidupmu. Aku harap, kamu sembuh
dan tidak mengulangi kembali luka yang sama pada anak-anakmu kelak. Kuharap,
kamu tahu bahwa kamu tidak merasakan ini sendirian.
7/3/24
Tidak ada komentar:
Posting Komentar