“SEMUA BUNGA ESOK HARI ADA DALAM BENIH HARI INI. SEMUA HASIL ESOK HARI ADA DALAM PIKIRAN HARI INI.” [ARISTOTELES]
Seorang motivator muslim, Ibrahim Elfiky dalam bukunya yang berjudul Terapi Berpikir Positif, menyebutkan bahwa ilmuan mendefinisikan “berpikir” sebagai bagian terpenting yang membedakan manusia dengan binatang, tumbuhan, dan benda mati.
Dengan berpikir, manusia dapat membedakan mana yang baik dan
buruk; yang bermanfaat dan tidak bermanfaat. Semua perbuatan pasti berawal dari
pikiran sehingga pikiranlah yang menentukan kondisi jiwa, tubuh, kepribadian,
dan rasa percaya diri.
Artinya, pikiran sangat mempengaruhi kehidupan seseorang. Nah, di bawah ini akan dibahas bagaimana pikiran mempengaruhi kehidupan kita dan bagaimana kita harus mengubah pola pikir menjadi positif agar hidup lebih positif.
Artinya, pikiran sangat mempengaruhi kehidupan seseorang. Nah, di bawah ini akan dibahas bagaimana pikiran mempengaruhi kehidupan kita dan bagaimana kita harus mengubah pola pikir menjadi positif agar hidup lebih positif.
Kamu gagal karena kamu berpikir kamu akan gagal
Meski kelihatannya sederhana, ternyata pikiran itu lebih
kuat dari apa yang kamu bayangkan! Jika kamu berpikir kamu takut, maka kamu
akan takut. Begitu juga pikiran bahagia membuat kamu bahagia dan memikirkan
keberhasilan akan membuat kamu berhasil.
Sebagai contoh ketika seorang petenis terkenal, Andre Agasi,
ditumbangkan oleh pemain baru yang belum punya banyak pengalaman. Mengapa ia
bisa kalah?
Rupanya, suatu ketika para ahli menasehatinya supaya mundur
karena usianya sudah lebih dari tiga puluh dan menurut mereka, ia tidak akan
mampu mengalahkan pendatang baru yang masih muda dan penuh semangat. Rekannya
pun mengatakan pada Andre bahwa untuk mempertahankan reputasinya Andre harus
berhenti bertanding.
Pikiran Andre pun berubah menjadi negatif: usia uzur,
kelemahan fisik, dan pesimis. Tapi kemudian ia merenung dan menyadari bahwa
hasil yang ia dapatkan adalah apa yang ia pikirkan dan yakini. Maka ia mulai
berlatih dan mengubah pola pikir menjadi optimis. Dengan usahanya, Andre Agasi
kembali meraih posisi sepuluh besar kelas dunia.
Hati-hati
dengan pikiranmu!
Pikiran juga melahirkan mindset.
Apa itu mindset/pola pikir? Mindset
adalah pikiran mengenai suatu pengalaman yang memiliki efek pada waktu atau
tempat tertentu sehingga diyakini dan dapat terjadi di waktu dan tempat yang
sama. Contohnya seperti ini, pernahkah kamu atau orang lain mengatakan padamu,
“Ketika belajar aku merasa pusing dan sulit berkonsentrasi.” Ada juga yang
mengatakan, “Setiap musim hujan di bulan November aku pasti terserang flu.”
Banyak orang yang tidak tahu bahwa dengan kalimat di atas mereka telah
membentuk mindset atau pola pikir yang negatif. Setelah terbentuk, mindset ini
tersimpan di alam bawah sadar dan menumbuhkan persepsi negatif. Selain itu, pikiran
pun mempengaruhi tubuh.
Suatu ketika Herbert Spencer, dosen Fakultas Kedokteran
Universitas Harvard, meminta seorang mahasiswa maju ke depan kelas. Mahasiswa
itu diminta menarik napas dalam-dalam dan memejamkan mata, kemudian Dr. Herbert
meminta mahasiswa tersebut untuk
membayangkan tangan kirinya memegang sebuah jeruk, sedangkan tangan kanannya
memegang sebilah pisau tajam, dan di depannya terdapat sebuah meja, dr. Herbert
memintanya meletakkan pisau di atas meja, kemudian mengambil separuh jeruk yang
sudah dibelah untuk didekatkan ke mulut. Kemudian ia juga memberi sugesti pada
mahasiswa tersebut untuk menghirup aroma jeruk itu dan masukkan ke mulut
kemudian kunyah dan sebagian sari jeruk yang masuk ke tenggorokan membuatnya
ingin muntah. Kamu tahu apa yang terjadi? Ya! Mahasiswa tersebut menunjukkan
ekspresi wajah yang kaku dan merasa jijik kemudian ia benar-benar muntah! Maka
setelah itu Dr. Herbert mengatakan, "Akal dan tubuh saling
mempengaruhi."
Contoh yang
sering dialami di kehidupan sehari-hari, misalnya, ketika kamu membayangkan
sesuatu yang mengerikan, maka ekspresi wajahmu pun akan berubah dan tubuhmu
bergidik. Begitupula jika kamu membayangkan sesuatu yang membahagiakan, kamu
akan merasakan efek yang berbeda pada tubuhmu. Dalam buku Terapi Berpikir
Positif, dikatakan bahwa di rumah sakit pusat San Francisco, Amerika Serikat,
para pasien diterapi dengan tawa dan kabar positif. Hasilnya, terapi seperti
ini meningkatkan kesembuhan sampai 35%.
Nah, kondisi
tubuh juga mempengaruhi akal. Jika kondisi tubuhmu kuat, akal akan menerima
kondisi itu dan membuka file kekuatan dalam pikiranmu. Akal mampu mengobati
tubuh dan membuatnya bebas dari penyakit.
Berpikir
positif untuk hidup yang positif
Keadaan yang
sulit memang mudah sekali menjadikan pikiran dipenuhi hal-hal negatif.
Sementara pikiran negatif itu tak akan mengubah apapun.
Pikiran
negatif tidak akan menyelesaikan masalah dan menutup pikiran untuk melihat
hal-hal positif yang justru bisa menjadi jalan keluar bagi masalah yang ada.
Lalu,
bagaimana caranya untuk berpikir positif? Kamu bisa melakukan banyak cara.
Seperti menguatkan tekad dalam menggapai impianmu. Meskipun kamu berkali-kali
gagal, bukan berarti kamu tidak bisa mencapainya. Selama hal tersebut positif,
teruslah berusaha. Jangan lupa, berdoa dan berserah diri pada Tuhan juga harus
dillakukan karena dengan pasrah kepada-Nya lah perasaan menjadi tenang.
Kemudian kamu
juga bisa melatih diri untuk berpikir positif dengan melihat dan mendengar
kisah orang lain yang hidupnya dipenuhi hal-hal positif, seperti kisah
penyandang disabilitas yang bisa mendapat kejuaraan olahraga, atau orang-orang
yang mengidap kanker tapi selalu tersenyum dan menebar kebahagiaan.
Selain itu,
kamu juga bisa membiasakan diri untuk melakukan hal-hal yang positif seperti
memberikan sesuatu kepada orang lain, baik materi ataupun nonmateri.
Sederhananya, kamu bisa memberikan senyuman kepada orang-orang disekitarmu.
Bisa juga dengan melakukan hobi, ataupun hal lain yang membuatmu sejenak
melupakan masalahmu.
Berpikir
positif memudahkanmu untuk mencari jalan keluar atas masalahmu. Masalah dalam
hidup memang akan selalu ada. Tetapi justru ketika berada di posisi sulit
itulah seseorang bisa mendapat hikmah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Berpikir positif bukan berarti lari dari masalah. dan semua masalah yang kita hadapi selalu ada jalan keluar melalui pintu spiritual. Dekatkanlah dirimu pada Tuhan. Percayalah pada dirimu sendiri dan semua potensi yang ada padamu. Berpikirlah bahwa kamu akan berhasil, berpikirlah kamu sehat dan kuat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar